Sabam Parningotan Simarmata, adalah anak adik,nah lho bagaimana aturannya ? Saya punya Uda, namanya Ompu Jonter Simarmata,anak laki kedua, sesudah bapakku, dari Ompu Berlin Simarmata. Nah Uda ini punya anak tujuh laki, yang paling tua namanya Flider Simarmata atau A.Jonter Simarmata. Nah dia punya anak tiga laki, Jonter,Duel dan Sabam. Jadi jelasnya Sabam, adalah cucu dari Udaku, dia panggil aku bapak tua, karena aku lebih tua dari bapaknya. Pada saat cucuku Theo dibaptis, tanggal 14 Oktober 2014 dia hadir di rumah bapaknya Theo.Dia bicara, soal rencana pernikahannya. Lalu saya bilang,datanglah kerumah bersama abangmu, karena saya tau, ibu dan bapaknya sudah dipanggil Tuhan. Minggu depannya, Sabam datang bersama abangnya namanya Duel Simarmata. Lalu kami bicara panjang lebar soal Marhusip, soal Mattumpol, soal Martonggo Raja, lalu Pamasu-masuon dan Pesta Adat, atau Pesta Unjuk. Banyak komunikasi yg saya lakukan dengan mereka berdua, dengan saudaranya yang ada di Jakarta. Pendek ceritra sebenarnya Sabam, hanya butuh Pengayom, karena ibu-bapaknya sudah nggak ada,lalu amangudanya kandung semuanya diluar kota Jakarta. Abangnya yg paling tua, Jonter Simarmata, karena tinggalnya di Brebes,Jawa Tengah,dan ada halangan lain,maka yg bisa menemani Sabam,adalah Duel Simarmata, dan itonya yg nikah sama marga Sitinjak, dan yg nikah sama marga Aritonang, dibantu itonya borunya Amangudanya MT.Simarmata,yg nikah sama marga Manurung. Sesungguhnya saya katakan, saya hanya memberikan Pengarahan saja, saya buatkan konsep semua undangan, dan semua tata acara Pesta, merekalah yang bekerja. Saya memang hadir, mulai Parhusipon, Partumpolon,Tonggo Raja dan Pemberkatan serta Pesta Unjuk. Puji Tuhan semuanya berjalan baik, Semuanya bersyukur pada Tuhan,karena hanya PengasihanNya saja, sehingga acara dapat berjalan baik,undangan kedua belah pihak,banyak dan seimbang, paranak dan parboru. Mauliate Tuhan,atas berkatmu, Bogor 14 Pebruari 2015.
Berlin Simarmata (Ompu Theo Simarmata ).





Tidak ada komentar:
Posting Komentar