Jumat, 03 Juli 2015

Parhusipon ni borungku, Maria Oktofany Ludvika Simarmata.

Putriku yang semata wayang ini, lama juga baru mendapatkan kawan yang sepadan. Pernah dia berteman dengan seorang pemuda yang cukup lama, namun mereka rupanya tidak cocok, tidak jodoh,lalu pisah secara baik-baikan. Sesuai perjalanan waktu, akhirnya Maria menemukan seorang pemuda temannya di NHKBP Kebayoran Selatan, nama lengkapnya Tonggo Parulian Butarbutar. Mereka sudah berpacaran hampir 5 tahun, tentu banyak hal-hal yang mereka alami, agar didapat penyesuaian kelak, terutama setelah
berumah tangga. Akhirnya mereka berdua sepakat, bahwa hubungan mereka ditingkatkan pada level orang tua, yang lebih populer dgn sebutan Patua Hata, lalu dilanjutkan dengan Marhusip. Ini semua terlaksana pada tanggal 1 Mei 2015, hari Jumat, dirumah kami, Komplex PLN Gandul-Cinere-Depok.Berikut adalah rekaman foto-foto selama berlangsung acara Patua Hata dan Parhusipon, oleh Keluarga Butarbutar dan Simarmata.