Minggu, 01 Juni 2014

Kehidupan Kerohanian Setelah Berumah Tangga.

Setelah selesai acara Pernikahan kami, baik pemberkatan di Gereja maupun acara Adat,aku dan istri langsung berangkat ke Jakarta, nginap satu malam di Mess PLN Sam Ratulangi, Menteng Jakarta. Lalu besoknya terbang ke Surabaya, nginap di Mess PLN Embong Trengguli, lalu kami ke Madiun. Kami masih tinggal di Madiun beberapa bulan, selama di Madiun, kami ikut Kebaktian di GKJW, yang berbahasa Indonesia, tapi kadang di GPIB, yang ada di Madiun. Setelah kami balik lagi bertugas di Surabaya, maka kamipun menjadi anggota resmi HKBP Kedondong. Beberapa tahun kemudian, saya mengalami mutasi, pindah ke Madiun, maka di Madiun, balik lagi ikut kebaktian di GKJW, Gereja Kristen Jawa Wetan atau kadang di GPIB. Selama dua tahun di Madiun, begitu kami silih berganti, lalu pindah lagi ke Surabaya, maka kamipun masuk lagi HKBP Kedondong. Selama periode ini ada pembangunan Gereja HKBP Perak, karena bersebelahan dengan GI yang menjadi daerah saya selaku Kepala PLN Sektor Kalikonto, saya beri rekomendasi agar pembangunannya berjalan lancar. Lalu beberapa tahun kemudian, kami pindah ke Medan,maka kamipun menjadi anggota HKBP Jalan Sudirman. Dua tahun di Medan, kami aktif sebagai anggota saja, dan setelah itu kami pindah lagi ke PLN Pusat Jakarta, maka kamipun menjadi anggota HKBP Kebayoran Selatan, karena kami tinggal di komplex PLN Gandul-Cinere, pada saat itu belum ada HKBP Cinere. Selama bertugas di PLN Pusat, kalau ada kunjungan ke daerah-daerah, maka saya usahakan selalu ikut kebaktian di HKBP Setempat, siapa tau ada saudara yang bisa ketemuan. Puji Tuhan atas segala berkatnya. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar